Basic Cabor Panahan

Basic Panahan

Panahan awalnya ialah alat berburu dan menjaga hidup. Kini, panahan tercatat sebagai cabang olahraga yang dilombakan di Olimpiade. Panahan ialah kegiatan memakai busur panah guna menembakkan anak panah. Bukti-bukti mengindikasikan panahan dibuka sejak 5.000 tahun lalu. Awalnya, panahan dipakai dalam berburu sebelum berkembang sebagai senjata dalam peperangan dan lantas jadi olahraga ketepatan.

Teknik Dasar Panahan

1.Standing (posisi berdiri)

Posisi berdiri selebar bahu dengan badan tegak. rileks dan nyaman. terdapat 3 macam posisi berdiri, yakni open stance, square dan close stance. untuk pemula sangat dianjurkan menggunakan square (sejajar). urusan ini untuk menyusun tehnik yang baik dan benar terlebih dahulu.

2.Memasang anak panah pada string panah

Pasang dan kaitkan nocking point pada string

3.Posisi hock (jari penarik string)

Jari yang dipakai untuk unik string ialah jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. posisi string pada jari ini ialah pada ruas kesatu. pembagian kekuatan tarikan pada jari telunjuk sebesar 15-20%, jari tengah 60-70% dan jari manis 25-35%. anak panah jangan diapit oleh jari telunjuk maupun jari tengah. tetap rileks selama mengerjakan tarikan.

4.Grip (tumpuan pada pegangan busur)

Tumpuan /grip yang nyaman. terbagi menjadi 3 bagian, yakni grip tinggi, sedang dan rendah. setiap pemanah dapat menyesuaikan dengan style masing-masing. desakan pada grip terletak pada tapak tangan antara jempol dan jari telunjuk. handle busur tidak boleh digenggam, selalu pakai sling untuk mengerjakan tembakan.

5.Pre-draw (posisi awalan tarikan)

Tangan yang memegang busur diluruskan kedepan bersamaan dengan tersebut siku tangan yang satunya diusung hingga setinggi telinga. tangan kiri (pemegang busur) lurus tidak boleh ditekuk guna menghindari sabetan string busur dan laju panah supaya lurus cocok dengan bidikan.

6.Draw (tarikan)

Lakukan tarikan sepanjang barangkali sesuai dengan panjang lengan.

7.Posisi angker

Posisi seram string lurus dari hidung, celah bibir atas dan bawah sampai dagu masing-masing. unsur atas telunjuk kanan (hock) menyentuh pada unsur dasar rahang kanan.

8.Bidikan

Bidikkan fisir (alat bidik) ke arah target tembakan. tetap simaklah line up sebagai patokan tembakan yang terbaik. line up dapat menggunakan patokan tepi daun busur unsur atas, tepi handle unsur atas, atau tepi fisir. patokan diciptakan dengan menyaksikan string pada posisi draw dan siap tembak.

9.Release (melepaskan panah)


Saat release seluruh jari-jari hock rileks. secara tidak langsung string bakal lepas dengan sendirinya. badan dan semua anggotanya tetap diam sampai panah mengenahi sasaran.

10.Gerak Lanjutan
Gerakan ini secara otomatis terjadi sesat sesudah relesae. tapak tangan kanan (jari-jarai hock) bergerak kebelakang sepanjang rahang sampai leher.


Itulah teknik dasar dalam cabang olahraga panahan, semoga bermanfaat dan tetap SEMANGAT menjalani Latihannya.

Comments

Popular posts from this blog

Macam-Macam Manipulasi Pemijatan Sport Massage